VIRUS KOMPUTER
|
V
|
irus
komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin
dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam
program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus
biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk
hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada
dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan
efek sama sekali.
Sejarah dan Perkembangan Virus Komputer
Sejarah
dan Perkembangan Virus,
Munculnya
komputer pertama kali juga merupakan lahirnya perkembangan virus komputer.
Salah satu pembuat komputer dan menciptakan EDVAC ( Electronic Discrete
Variable Automatic Computer) yang bernama John von Newman sekitar tahun 1949,
memaparkan dalam makalahnya yang membahas kemungkinan suatu program yang dapat
menyebar secara otomatis.
Dalam
sejarah dan perkembangan virus komputer, pada tahun 1960 di AT&T Bell
Laboratory yang merupakan laboratorium komputer raksasa di dunia, pada saat
rehat para ilmuwan komputer yang bekerja di laboratorium tersebut membuat
sebuah permainan yang disebut dengan Perang Program atau Core War. Core War itu
sendiri adalah membuat suatu program yang dibuat guna menyerang, memperbaiki
dan memusnahkan. Pemenang dalam permainan program ini yaitu pemilik program
yang memiliki sisa program terbanyak dalam waktu yang telah ditentukan.
Sebenarnya virus termasuk sebuah program/software, namun virus diciptakan untuk
hal-hal yang berdampak merugikan.
Perkembangan Virus Komputer
Seorang
ilmuwan komputer Amerika dan dikenal sebagai penemu teknik pertahanan virus
komputer yang bernama Frederick B. Cohen sekitar tahun 1983, pada saat itu
masih menjadi mahasiswa di University of Southern California School of
Engineering (saat ini Viterbi School of Engineering), menulis sebuah program
yang dapat menguasai sebuah sistem operasi komputer. Program tersebut merupakan
salah satu virus komputer pertama.
Dengan
berkembangnya ilmu pengetahuan di bidang komputer, sekitar tahun 1989,
ditemukanlah virus komputer yang dikenal dengan virus polimorf. Virus tersebut
dikenal dengan V2Px yang dengan sendirinya dapat mengubah diri menjadi varian
baru. Sekitar tahun 1990, virus DIR II memiliki kemampuan baru dalam
menginfeksi program dengan cara menyerang data-data FAT.
Cara kerja virus
Virus
komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara
langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan
dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu.
Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat
sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara
signifikan. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya
menyerang Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus
yang ganas akan merusak perangkat keras.
Jenis virus
Virus
komputer adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan
terhadap komputer. Dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat
dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:
Worm
- Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya
komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
Trojan
- Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada
pembuat trojan itu sendiri.
Backdoor
- Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang
baik-baik saja. Misalnya game.
Spyware
- Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
Rogue
- merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas
layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang
adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program
antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
Juga rogue dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus
lain.
Rootkit
- Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
Polymorphic
virus - Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
Metamorphic
virus - Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.
Virus
ponsel - Virus yang berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai
macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam
telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan
pulsa pengguna telepon seluler.
Cara mengatasi virus
Serangan
virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan antivirus. Jenis
perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer. Virus
komputer ini dapat dihapus dengan basis data (database/ Signature-based
detection), heuristik, atau peringkat dari program itu sendiri.
ANTIVIRUS
Antivirus
adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan,
mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus
disebut juga perangkat lunak perlindungan virus. Program ini dapat menentukan
apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak.
Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang dan melakukan
pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau
ketika disimpan).
Antivirus-antivirus
terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga
telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi perangkat pengintai,
kit-akar, dan perangkat perusak lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang
dilengkapi dengan firewall untuk melindungi komputer dari serangan peretas dan
anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke kotak masuk
pengguna.
Pada
umumnya, cara kerja antivirus adalah :
Pendeteksian
dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara
kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus
tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan
menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus,
dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan
beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk
mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak
dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru
diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh
dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui unduh
atau melalui berlangganan, dan/atau
Pendeteksian
dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini
merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan
dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai
Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus
diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan
perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan,
seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk
mengirimkan surel (email) secara massal terhadap daftar surel yang berada di
dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk
menularkan virus melalui surel), maka antivirus akan menghentikan proses yang
dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi
kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang
akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat
mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus
signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat
lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka sering kali antivirus
membuat alarm palsu atau "false alarm" (jika konfigurasi antivirus
terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak
di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi
false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai pemindaian
heuristik. Teknologi pemindaian heuristik ini telah berkembang begitu jauh
hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah berkas dengan definisi
biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka berkas tersebut dijalankan di sebuah
lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan berkas bersifat seperti
virus, maka pengguna akan diperingatkan.
Jenis antivirus
Antivirus
berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu pengguna rumah (home user) dan
pengguna jaringan/perusahaan (network/corporate user. Untuk pengguna rumah,
antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan, antivirus dapat
melakukan pemindaian di komputer-komputer klien dan jaringan drive. Selain itu,
proses pembaruan komputer klien dalam jaringan tidak harus langsung dari
internet. Komputer klien dapat melakukan pembaruan langsung dari server
jaringan.
Antivirus
berdasarkan cara memperolehnya terbagi menjadi sebagai berikut :
Antivirus
gratis (free antivirus) : antivirus yang diperoleh secara gratis,
Antivirus
trial (trial antivirus) : antivirus yang
diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu,
Antivirus
donasi (donation antivirus) : antivirus yang diperoleh dengan harus mendonasi,
dan
Antivurs
berbayar (paid antivirus) : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli.
PRODUSEN ANTIVIRUS
sumber ; id.wikipedia.org
|
Produsen
|
Produk
|
Situs web
|
|
A-DSoF Software
|
||
|
Aladdin Knowledge Systems
|
||
|
Anjasoft
|
Anjav Antivirus
|
|
|
Ansav
|
||
|
ARTAV Team
|
||
|
Avira
|
||
|
Check Point
|
||
|
ClamAV
|
||
|
Codenesia
|
||
|
Comodo Security Solutions
|
||
|
CYREN
|
||
|
DialogueScience
|
||
|
Enmicron Lab
|
Eura AntiVirus-NG System
|
|
|
F - lab Soft
|
Fortrant Antivirus
|
|
|
Fermose
|
||
|
Fortinet
|
||
|
FristLabs
|
Fristav Antivirus
|
|
|
G Data Software
|
||
|
HAURI
|
||
|
IKARUS Security Software
|
||
|
Infaltech Company
|
||
|
Kemo AntiVirus
|
||
|
Kingsoft Corporation
|
||
|
Kompas Antivirus
|
||
|
MapixSoft
|
||
|
MyCity
|
||
|
N-Shield Labs
|
N-Shield AntiVirus
|
|
|
Norman Data Defense Systems
|
||
|
Panda Software
|
||
|
PramAV Lab
|
PramAV
|
|
|
Proland Software
|
||
|
Quick Heal Technologies
|
||
|
Scandium Security
|
||
|
Sourcefire
|
||
|
Spensav
|
||